Would you know ?
A Secret of life,
that ordinary people didn't know.
It's About the way of think.
Usually we thinks that we right, other people is wrong
And that kind is something to hate
But, is this the most important ?
About you wrong and I Right !
Sorry, No I don't think so
History said that NoBody perfect
NoBody didn't have mistake
even if he or she is a holy people
So Keep Quiet for your bad feeling
About Another people
Don't Be Racist and hate something more than hate our sin
We Have Same life
same earth
same smile
You,me and they are
We did not want a WAR
Did not want a Gun in Our Hands
but If you want fight again us
We Will Fight you
In The name of our Honor and God
Selasa, 30 Oktober 2012
Senin, 22 Oktober 2012
Bonsai
Pameran Bonsai 6 - 7 Oktober 2012 Tangerang
Bonsai, Tanaman Kecil yang begitu Mahal. Entah apa bagusnya menurutku sebelumnya.
dan kenapa tidak membeli tanaman hias yang cantik seperti mawar ataupun anggrek.
sepertinya lebih baik kita naik gunung dan melihat ribuan pohon tinggi, besar dan teduh
sungguh ambigu pikirku.
kenapa susah susah menanam pohon yang begitu kecil sedangkan banyak pohon rindang diluar sana
Pameran Bonsai 6 - 7 Oktober 2012 Tangerang
Namun pandanganku berubah saat salah satu dari Sapada Wanantara, yang sekarang berbisnis Bonsai dengan nama Tawon Alas
Kita sebut saja sule, memberitahuku tentang Bonsai
Bonsai ternyata dapat berumur berpuluh puluh tahun dengan perawatan yang tidak gampang.
Bonsai terbuat dari stek, cangkok atau apapun itu
berupa akar atau batang yang kemudian sedikit demi sedikit dipotong sehingga membentuk suatu cabang sesuai keinginan
pohon yang dibentuk pun tidak sembarangan, caranya juga menurutku sulit dengan trik yang mungkin hanya diketahui oleh penghobi bonsai
butuh ketekunan dan itupun masih ada kemungkinan gagal
Pameran Bonsai 6 - 7 Oktober 2012 Tangerang
Sesuatu yang sulit dipahami oleh orang awam
dan ketika kita membayangkan kita lekat dengan pohon tersebut kita bisa tahu akan nilai dan makna dari pohon itu sendiri.
dan nilai dari sebuah perjuangan panjang bertahun -tahun.
aku jadi berpikir kita layaknya bonsai juga yang dari kecil di didik dan dibentuk.
disiangi dengan ilmu ndan pekerti.
Di Airi Pengalaman dan disinari kasih sayang
dihantam penyakit iri dan dengki
namun tergantung dari bonsai itu sendiri.
apakah besok hanya akan jadi pajangan biasa atau pemenang kontes kehidupan
Cheers
Poto Bonsai
Minggu, 14 Oktober 2012
Jakarta Sore Ini
Jakarta Sore ini terlihat rapuh gelap dan sepi
menghadirkan pikiran pikiran yang entah sebelumnya tak terbesit di diri
Di Tempat ini rasanya begitu sendiri
di saat yang lain ingin pergi
rasa-rasanya aku juga ingin berlari
Pergi menjauh
Pergi dari rasa frustasi, galau dan risau
Jakartaku, aku akan mencoba menantang terikmu lagi
mencoba berdiri dengan naluri dan harga diri
Dan saatnya membuktikan bahwa kita ini berani
bernyali
dan tak mau direndahkan
menghadirkan pikiran pikiran yang entah sebelumnya tak terbesit di diri
Di Tempat ini rasanya begitu sendiri
di saat yang lain ingin pergi
rasa-rasanya aku juga ingin berlari
Pergi menjauh
Pergi dari rasa frustasi, galau dan risau
Jakartaku, aku akan mencoba menantang terikmu lagi
mencoba berdiri dengan naluri dan harga diri
Dan saatnya membuktikan bahwa kita ini berani
bernyali
dan tak mau direndahkan
Kamis, 11 Oktober 2012
Tidak Menyangka
Saya Baru sadar
Begitu mudahnya hati terbalik
Begitu mudahnya tersayat sangat dalam
Begitu mudahnya melupakan sesuatu
Begitu mudahnya tersentak
Hati
Salahkah Kamu ?
Mudahnya Perasaan Berlalu
Datang dan Pergi
Begitu mudahnya hati terbalik
Begitu mudahnya tersayat sangat dalam
Begitu mudahnya melupakan sesuatu
Begitu mudahnya tersentak
Hati
Salahkah Kamu ?
Mudahnya Perasaan Berlalu
Datang dan Pergi
Rabu, 03 Oktober 2012
Hari Kesaktian Pancasila
Dear Indonesiaku
selamat hari kesaktian pancasila
Saat diriku masih kecil, di buku-buku pelajaran sejarah yang aku baca betapa mengagumkanya kisah setelah tanggal 30 S ini.
Kisah Kepahlawanan seorang Mayjen Soeharto dan Sarwo Edhi Wibowo yang menyelamatkan Indonesia dari para PKI yang jahat yang ingin merebut kemerdekaan dari bumi pertiwi
kisah heroik dimana para jenderal yang menjadi pahlawan diketemukan di lubang buaya
dan penumpasan penumpasan PKI di Indonesia dilakukan
Grobogan, Bali , Kediri dll
para pahlawan terjun
menolong penduduk dari kekejaman komunis
setiap 17 Agustus di rumahku selalu disiarkan kisah heroik penumpasan G 30 S
tentang DN Aidit dengan rokoknya dan wajah jahatnya
( yang akhirnya dari buku tentang Aidit bahwa ia tidak merokok dan juga manusia yang memiliki anak dan istri)
Film jadul yang begitu lama
Namun Hal itu agaknya membuat hatiku bimbang setelah membaca beberapa buku yang sedikit membuka mataku yang kecil ini
entah konspirasi-konspirasi yang masuk di otaku
siapa yang salah?
siapa yang menjadi dalang?
soeharto? soekarno ? militer ? PKI ? CIA ?
Akh!!!!!!!!!!!!!!
tambah stress aku pikirkan peristiwa yang dipandang dari berbagai segi ini
tanpa mengecilkan nama dari para pahlawan yang meninggal karena gerakan 30 S
tanpa mau menghianati arti dari pancasila itu sendiri
yang aku dapat tarik adalah
inilah tragedi bangsa Indonesia yang menggakibatkan ratusan ribu orang dibantai
(angka pasti dari pembantaian orang yang dipandang PKI tidak diketahui dan mungkin bisa saja jutaan karena informasi yang simpang siur)
Masalah peradilan yang sampai saat ini belum terselesaikan
akankah mereka yang merintih karena tragedi ini dapat tersenyum?
sedangkan mereka yang tidak tahu apapun
mereka orang indonesia yang ikut karena berharap hidup lebih baik
gerwani, barisan tani dll mungkinkah ?
rasialisme telah timbul karena tragedi
kebencian akan orang cina
negara yang menjalankan komunisme
haruskah?
kebencian yang dapat mengakibatkan banyak orang menderita
bagaimana mungkin pembunuhan ini terorganisir ?
dan entah siapapun yang salah, yang pasti seseorang berhak hidup
dan berharap di jaman yang dikatakan adanya HAM ini tidak terjadi lagi
tragedi macam ini
Tragedi yang bukan untuk dicela
bukan untuk hasut menghasut
bukan untuk menyalahkan
Indonesiaku, kasihan kamu
tersakiti berkali-kali
lagi dan lagi
n_n
Langganan:
Komentar (Atom)
