Senin, 21 Januari 2013

Hadapi Banjir Jakarta dengan Optimisme


menurut saya :
Sepertinya beberapa orang salah mengartikan  banjir di jakarta.
memang banjir kali ini terasa lebih berat dibandingkan tahun- tahun sebelumnya.
Namun kita mesti bersyukur tidak diberi  air bah seperti zaman  Nabi Nuh
:D


Kemarin sore aku berjalan-jalan di latu -harhari saat matahari tenggelam
dan kulihat satpol PP saling bahu membahu membuat perbaikan tanggul.
( satpol PP yang biasanya kita hujat karena menghancurkan  warung2 di pinggir jalan)
dan mereka bekerja keras untuk masyarakat
Dan diantara banjir-banjir ini.
masih banyak orang yang tertawa sambil berfoto di antara derasnya banjir
masih banyak anak-anak yang bermain diantara  derasnya hujan.
Di daerah kos ku yang banjir,
air menggenang dan memasuki rumah-rumah
dan walaupun 2 hari mati lampu namun banyak orang tetap bertahan
:D


mereka masih bisa tersenyum,
dan di pemberitaan sepertinya mereka disana karena menjaga harta mereka.
tapi lebih dari itu sebenarnya mereka tinggal karena itu memang rumah mereka.
rumah usang yang ditinggali bertahun-tahun.
dan masih banyak orang yang dapat tertidur nyenyak di kota ini.
walaupun diatas rel, di halte trans jakarta di tempat tempat penampungan.
karena itu, terima kasih atas segala pihak yang memberikan bantuan pada kota ini.
Dan patut diingat
banyak orang di kota ini yang berhati kuat
karena mereka sudah sering menderita
Kami memiliki hati dan optimisme1358733708680685485

Indonesiaku


1357958813224327947Puisi

Jumat, 11 Januari 2013

Jalur Jalur Pendakian









Indonesia memiliki bannyak gunung  gunung yang cantik,
Gunung yang menjulang ribuan meter.
di pulau jawa sendiri banyak gunung-gunug yang memiliki vegetasi dan kharateristik masing-masing yang mungkin hanya dapat dilukiskan jika kita mendakinya.
Dari Gede Pangrango yang terkenal akan kecantikan lembah mandalawanginya, Merapi dengan   kawahnya, Slamet dengan keangkeranya sampai Semeru dengan ranu kumbolonya yang sampai diangkat di layar lebar.
Mendaki gunung menurutku adalah perjalanan yang menyenangkan yang diiringi tawa dan canda serta udara segar yang susah ditemukan lagi di kota.
melihat mentari di pagi hari di puncak dan menghabiskan malam malam dingin di tenda merupakan sensasi tersendiri.
Namun ada hal-hal yang perlu disesali jika kita melewati jalur-jalur pendakian.
Sampah Banyak ditemui di Pos -pos pendakian. seperti halnya saat beberapa bulan lalu aku mendaki lewat jalur ciremai lewat jalur lingga jati.
di setiap pos sering kali aku temui sampah yanng ditinggalkan para pendaki.
mungkin banyak pendaki yang terlalu malas untuk membawa turun sampah mereka seperti botol, plastik dan bekas makanan.
Hal ini patut disayangkan,  karena jika kita mengotori jalur -jalur pendakian dengan sampah yang susah terurai itu maka   sangat susah dibersihkan.
apalagi mengingat sampah tersebut ada yang  baru terurai bertahun-tahun lamanya dan mengambil dari gunung semua sampah itu terhitung susah.
Kita harus memberikan aplaus jika ada  organisasi atau pecinta alam yang mau melakukan bersih gunung yang paling tidak mengurangi jumlah sampah di gunung.
Namun kesadaran yang paling utama adalah diri kita sendiri.
Kita seharusnya malu jika menyampah.
bukankah hal ini seharusnya mudah jika kita mau membawa sampah kita sendiri turun gunung terutama yang anorganik.
Itu saja.
Semoga Kata-kata saya tidak menyakiti dan kita tergugah untuk lebih peduli kepada lingkungan.
Terima Kasih