Rabu, 13 November 2013

Ratapan Putih

Dan Semuanya Kadang Tak berarti,
layaknya kanvas yang kembali kosong.
Layaknya tembok tembok yang rapuh
dan apakah layak diperjuangkan?
Entah


Aku Bukanya Meratapi
Akku Bukanya Menyesali,
Namun Aku Hanya Kecewa



Mungkinkah tawa tawamu yang dulu itu palsu?
Mungkinkah tangismu yang aku hapus itu  tak berarti ?
Atau Hanya pilu?
Aku yakin Tidak



Aku Ingin Genggam Tanganmu,
namun kali ini kau berkata tidak

Aku Ingin Belai  Rambutmu yang pendek itu,
namun kau berkata jangan



Namun kau tak ingin akhiri,
begitu juga aku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar