Rabu, 25 Mei 2016

Titik Itu

Aku Menatap Kawah Jongring saloka yang berbunyi dan bergemuruh, dititik yang dibilang orang sebagai puncak tertinggi pulau jawa. Namun hanya kosong yang kurasa, Tanpa ada rasa bangga.  Perjalanan yang lelah ini tetap saja menyisakan kosong dihatiku. Yang enggan terisi apapun. Rasanya Tawar, Sangat Tawar.

Dalam Legenda, Yudistira sebagai sang Raja Melakukan Perjalanan Suci kesini. bersama dengan saudara saudaranya dan istrinya yang berjatuhan satu persatu.mati karena dosanya. dan disaat itu aku tersadar. bukan puncak ini tujuanku.

Justru perjalananku, yang menunjukkan kelemahanku itulah inti dari semuanya. mahluk kecil tak berdaya dihadapan semesta.mahluk kecil yang tak ada arti dihadapan sang Hyang Tunggal. Amat sangat rapuh. bahkan tak hanya aku. Mahamerupun tampak kecil dihapaNya.

Syukurku ya Allah,Tuhanku. Mahluk Kecilmu ini masih ada. menghirup nestapa di marcapada. segumpal daging yang bisa berharap ampunan. fakir dilimuti kubangan dosa. yang bahkan berharap surgapun tak pantas.di titik itu aku hanya bisa menangis, tersayat dan tercabik...

hanya bisa berteriak di hati,
Tuhanku
Tuhanku
Tuhanku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar