Kita dan Negeri Belanda
Negeri Kecil yang terkenal akan
bunga tulip ini, memiliki sejarah panjang yang dekat dengan bangsa Indonesia. Walaupun
Aku Akui, Sejarah yang pahit. 350 Tahun
Penjajahan mungkin masih melekat kuat
diingatan. Negeri yang memilki kedekatan emosi dengan negeri
kita, Yah aku yakin itu.
Tapi Mari kita lupakan sejenak
atas penderitaan masa lalu itu. Penderitaan yang memang kita rasakan namun
mungkin dahulu banyak orang belanda disana
sendiri tidak tahu penderitaan negeri kita. Dan semoga Indonesia dan Belanda
saat ini menjalin hubungan yang dekat
sebagai keluarga. Dan masa lalu biarlah masa lalu untuk dikenang.
Negeri Tulip inilah tempat dimana
beberapa pahlawan nasional pernah
belajar seperti dokter sutomo dan dr Ratulangi. dimana Raden Ajeng Kartini menulis di dalam surat suratnya keinginan pergi kesana untuk
belajar dan membangun Negeri Indonesia. Untuk
mendalami ilmu, dan ingin mempelajari budayanya.
Surat Suratnya pada Nyonya J.H
Abendanon yang memukau dimana keinginanya untuk
memajukan kaum perempuan pribumi . Aku Tidak ingin memuji muji Negeri
Belanda ini. Namun Aku ingin agar orang Indonesia Sekarang belajar dari negeri ini.
Ketika ke Kota Tua Jakarta atau
ke Kota Lama Semarang membuatku membayangkan negeri belanda, dengan bangunan bangunanya yang artistik mungkinkah
aku jumpai juga di Negeri Tulip itu?
Aku ingin Perbedaan budaya kita yang ketimuran yang penuh
kesopanan dan kelembutan disandingkan
dengan budaya mereka yang penuh warna
Hidup Bersama .
Dimana suatu saat nanti Gamelan
akan disandingkan dengan piano di sebuah teater di Amsterdam atau
kisah sang penulis cilik “Anne Frank” dipentaskan di Gedung Kesenian
Jakarta.
Yah mimpi itu ada, Kita Indonesia
dan Negeri itu
Belanda

Tidak ada komentar:
Posting Komentar