Jumat, 11 Januari 2013

Jalur Jalur Pendakian









Indonesia memiliki bannyak gunung  gunung yang cantik,
Gunung yang menjulang ribuan meter.
di pulau jawa sendiri banyak gunung-gunug yang memiliki vegetasi dan kharateristik masing-masing yang mungkin hanya dapat dilukiskan jika kita mendakinya.
Dari Gede Pangrango yang terkenal akan kecantikan lembah mandalawanginya, Merapi dengan   kawahnya, Slamet dengan keangkeranya sampai Semeru dengan ranu kumbolonya yang sampai diangkat di layar lebar.
Mendaki gunung menurutku adalah perjalanan yang menyenangkan yang diiringi tawa dan canda serta udara segar yang susah ditemukan lagi di kota.
melihat mentari di pagi hari di puncak dan menghabiskan malam malam dingin di tenda merupakan sensasi tersendiri.
Namun ada hal-hal yang perlu disesali jika kita melewati jalur-jalur pendakian.
Sampah Banyak ditemui di Pos -pos pendakian. seperti halnya saat beberapa bulan lalu aku mendaki lewat jalur ciremai lewat jalur lingga jati.
di setiap pos sering kali aku temui sampah yanng ditinggalkan para pendaki.
mungkin banyak pendaki yang terlalu malas untuk membawa turun sampah mereka seperti botol, plastik dan bekas makanan.
Hal ini patut disayangkan,  karena jika kita mengotori jalur -jalur pendakian dengan sampah yang susah terurai itu maka   sangat susah dibersihkan.
apalagi mengingat sampah tersebut ada yang  baru terurai bertahun-tahun lamanya dan mengambil dari gunung semua sampah itu terhitung susah.
Kita harus memberikan aplaus jika ada  organisasi atau pecinta alam yang mau melakukan bersih gunung yang paling tidak mengurangi jumlah sampah di gunung.
Namun kesadaran yang paling utama adalah diri kita sendiri.
Kita seharusnya malu jika menyampah.
bukankah hal ini seharusnya mudah jika kita mau membawa sampah kita sendiri turun gunung terutama yang anorganik.
Itu saja.
Semoga Kata-kata saya tidak menyakiti dan kita tergugah untuk lebih peduli kepada lingkungan.
Terima Kasih
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar